Friday, January 12, 2007

Bagaimana kabar penerbangan indonesia

Detik.com Radar Rusak, Pesawat Sriwijaya Kembali ke Cengkareng Arifin Asydhad - detikcom
Jakarta - Pesawat Boeing 737-200 milik Sriwijaya Air tiba-tiba kembali ke Bandara Cengkareng, sekitar pukul 19.40 WIB, Jumat (12/11/2007). Pesawat dengan nomor penerbangan SJ 080 jurusan Jakarta-Palembang ini sempat terbang di udara selama 20 menit.

Melihat hal tersebut buat gw makin takut naik pesawat, memang sih hidup mati dan semuanya Allah yang ngaturnya, tapikan sebagai manusia nggak salahkan kalo takut. Kejadian adam air pada awal januari kemarin bikin gw jadi tambah seram untuk naik yang namanya pesawat duh kok bisa yah.

Pesawat Murah

Mungkin nggak penyebab ini karena tiket pesawat yang murah, menurut yang gw baca dan sedikit pelajarin tiket murah itu hanya mengorbankan service bukan sebuah maintenance, kalo maintenance dikorbankan wah bisa berabe, tapi kalo service sih nggak masalah, tetap bisa tahanlah buat beberapa menit perjalanan.

Tapi ada yang menarik, gw ambil sedikit kutipan dari Liputan6.com dan link usia pesawat

Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah perusahaan penerbangan di Indonesia memikat calon penumpang dengan menawarkan tiket murah. Namun di balik rendahnya harga tiket itu juga mengancam keselamatan penumpang. Pasalnya, banyak jasa penerbangan domestik menggunakan pesawat yang telah berusia di atas 20 tahun. Demikian hasil pantauan SCTV, belum lama berselang.

..........

Berdasarkan data Dephub, pesawat tua terbanyak dimiliki Batavia Air (16 pesawat). Kemudian diikuti Sriwijaya Air (15 pesawat), Mandala Airlines (12 pesawat), dan Merpati Nusantara (11 pesawat). Sedangkan maskapai penerbangan yang lain tak lebih dari lima pesawat.

..........

Ok nggak masalah kalo pesawat tersebut tua tapi kondisi di rawat dan selalu dijaga, yah kayak mobil - mobil tua jaman dulu, tapi kalo cuma asal caplok aja terus setahun sekali yah percuma donk (ini pendapat pribadi, nggak tau costnya berapa nih maintenance). Mangkanya Indonesia memang makin berkembang dengan industri penerbangannya tapi kan setidaknya mesti diimbangin dengan manajemen dan maintenance yang baik kan, sayang nyawa orang terbuang percuma hanya karena ingin menyerap untung yang banyak. Mau dibawa kemana dunia penerbangan kita ini.

0 comments: