Thursday, December 31, 2009

Harapan itu



Kata orang tahun baru saatnya mikirin  hal-hal baru, bikin planning dan rancangan. Bikin target untuk tahun yang akan datang dan sibuk merenungkan apa yang telah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Pemimpi mungkin itu yang tepat kusandang saat ini, seperti kebanyakan orang yang memulai akhir tahun dengan mimpi indah dan harapan indah yang ingin di raih untuk besok tahun yang baru, dimulai dengan berbagi cerita dan harapan dengan orang dekat atau disekelilingnya dan  berharap mimpi itu terwujud tanpa celah. Tapi setelah hari berlalu semua mimpi-mimpi itu musnah tak berbekas. Tahun yang tetap sama 4 digit angka numeric yang dimulai dengan tanggal merah, tanggal untuk bersantai dan bersenang-senang.

Selamat Pergantian Tahun mari kita bermimpi dah menikmatin mimpi itu, karena memang kita terlahir menjadi seorang pemimpi. Selamat tinggal 2009 dan Selamat datang 2010. Selamat jalan Gus Dur, Frans Seda dan para pemimpin yang telah hilang, selamat datang para calon pemimpin dan panutan baru.

Saturday, December 12, 2009

Lagi-lagi jakarta

Jakarta sebuah kota besar yang membius orang untuk bermimpi, kota penuh tanda tanya dan tak pernah mati.


Quote by: Setyagus Sucipto 


Gw sekarang lagi di jakarta menghadiri Markplus conferences 2010, sebuah hajatan bagi para marketer yang di dalangin oleh markplus. Gimana gw bisa tersesat di acara ini dan ilmu apa aja yang gw dapat, tunggu tulisan gw di ruangfreelance.com, karena gw nggak mau ngomongin yang berat-berat buat saat ini.

Satu hal yang pasti, setiap ke Jakarta gw pasti akan membuat repot 2 orang penting dunia Internet di Indonesia :p, Ollie si kutukutubu.com dan anang (unwinged) si bosnya forum game terbesar di Indonesia gamexeon.com. Tapi yah biarlah gw anggap sedikit kutukan karena kenal dengan orang kayak gw :p

Setiap jalan pasti nggak lepas dengan wisata kuliner atau lebih tepatnya makan-makanan yang seru di kota yang kita singahin dan kalo jalan-jalan ke Jakarta wisata kulliner yang paling mudah adalah dengan memesan junk food, dimulai dari pizza sampai ke KFC. Tapi karena bosan dengan wisata kuliner ini kita mecoba sedikit olahraga dengan berjalan ke taman makan pahlawan kalibata.

Di taman makam pahlawan ini kita akan menemukan kumpulan tempat makan yang lengkap, dan bisa dipilih dari mulai bakso, ayam, ikan, sampai tukang pulsa. Tapi tidak tau kenapa kita kepincut dengan tempat makan yang bernama Maroko dengan makanan khasnya maroko ayam dan kambing. Sebenarnya maroko ini nggak jauh beda dari Junk Food selain terbuat dari ayam atau kambing makanan ini memiliki kualitas minyak yang lebih banyak dari Junk Food  dengan rasa pedas, merangsang dan rasanya mantap abis :D




Karena kandungan minyaknya yang lumayan ok, makanan ini jarang dikomsumsi karena kita sadar dengan bentuk perut yang mulai membuncit, jadi makan maroko terjadi ketika terjadi event-event tertentu, atau memang ollie dan anang dah absen makan ini untuk waktu yang lama. Untuk lokasi bagi yang ingin mencoba bisa langsung meluncur ke depan makan pahlawan kalibata. Dan cari aja tulisan maroko :D

Selesai makan kita berangkat ke wetiga, sebuah tempat tongrongan para blogger dan beberapa gerakan terlahir dari sana. Karena selama ini hanya mengenal nama tempat gw terpikat untuk mengetahui wetiga yang terkenal itu, dan teryata wetiga berlokasi di markas dagdigdug dan kesan Yogyakarta-nya begitu lekat karena terdapat angkringam. Selama di wetiga ini gw beruntung bertemu beberapa blogger yang habis membuat acara (si mbok venus, ichank, hmmm gw lupa yang lainnya :p) dan beberapa yang selesai belanja-belanja gratis (ckstuff and lupa) serta ngobrol-ngobrol dengan ndoro kakung, mada, anakcerdas (pitra).





Jadi saatnya gw balik ke Bandung dan mengurusin kantor yang gw tinggal selama 3 hari ini.

Monday, October 26, 2009

Ini takutku mana takutmu


Perjalanan ini masih panjang sobat-mungkin itu kata-kata yang ingin gw ucapkan untuk diri gw sendiri bila gw terbelah menjadi dua bagian yang saling melengkapi. hal-hal yang gw lakuin mungkin hanya bagian kecil dari potongan puzzle-puzzle yang mesti gw pasang ke dalam tempat-tempat yang tepat.

Jujur ini baru dua paragraph tulisan gw sudah tidak ada ide lagi buat menulis, kayaknya apa yang pengen gw tulis nggak sesuai dengan karakter yang ingin gw bangun. Karakter yang ingin gw bentuk dan gw sampaikan kepada dunia. wakakakakkakaka
Mungkin bagi sebagian orang puzzle-puzzle yang mereka mainkan terasa mudah karena mereka sudah memiliki pola yang digunakan, tapi bagi sebagian orang lagi menyambung potongan puzzle ini bukan hal yang mudah karena banyak tantangan yang harus dilewati dan belum menemukan pola yang tepat. Dan ada sebuah tantangan yang paling klasik yang gw ketahuin "KETAKUTAN"

Takut nggak sesuai, takut kalah, takut terbang (ini gw), takut menyakitin orang, takut menangung resiko, takut dikucilkan, takut terlalu ganteng. Itu mungkin beberapa ketakutan yang bisa gw sebutkan dan pasti masih banyak lagi yang lainnya.

"Gus jadi nggak balik ke palembang?" bokap gw nanyain status kepulangan gw.
"ehhhh, nggak tau juga nih liat aja nanti." gw dengan ragu-ragu menjawab
"Napa? emang nggak dapat tiket pesawat." bokap tercinta mulai interogasi
"Hmmm bukan sih, tiket pesawat sih ada." gw mulai menjawab jujur
"Terus kenapa?" bokap mulai sigap bertanya lagi
"Gw takut naik pesawat!" gw mulai menjawab jujur

dan bokap mulai tertawa puas dan bertanya gimana ntar mau ke luar negeri kalo takut naik pesawat? dan dia memberi saran tinggal tutup mata dan tidur :D

Cerita diatas memang benar adanya, bukan gw nggak pernah naik pesawat tapi gw memang benar-benar takut dengan ketinggian, ketinggian membuat gw parno ditambah goncangan dangdut di atas awan sana bersama pramugari yang montok dan sexy.

Sebenarnya ketakutan-ketakutan tersebut membentuk dan membangun pribadi seseorang. Semakin kita takut semakin kita membentuk karakter yang tidak kita inginkan. Dan lebih parahnya lagi ketakutan tersebut membuat seseorang menghapus semua mimpi dan anggan-anggan yang pernah di bangun dari kecil.

Kalo kita sadar perjalanan yang kita laluin sebenarnya berhubungan dengan melawan ketakutan yang ada, semakin berani kita menantang ketakutan kita semakin besar peluang kita untuk mencapai hal yang kita inginkan. Teori semakin besar resiko akan semakin besar hasil yang didapat itu memang benar adanya.

Teman saya pernah bilang "Ketika lo menantang ketakutan elo, lo akan merasakan sebuah adrenalin yang memacu elo untuk menjadi pecandu"

Wednesday, September 09, 2009

Emosimu adalah masalahmu

Bila disuruh mengenang sebuah lagu gw akan menjawab dengan enteng dewa - dan album arjuna mencari cinta, ebiet g ade, iwan fals dan G&R kesemua lagu itu memiliki kenangan ketika pertama kali gw mencari pertemanan di negeri sebrang. Jadul? nggak juga karena gw memang pencinta lagu-lagu lama.

Terus kalo lagu-lagu baru... hmmm jujurnya gw nggak tau artist ataupun judul lagu. Dari mulai lagu dangdut, keroncong, punk, metal ataupun mengaji gw suka, selama sesuai dengan kuping gw.

Surat cinta hmmm gw dulu pernah melakukan hal ini dan teman-teman gw bilang wah... lo jadul amat sih gus, kan dan ada telp dan sms. Tapi yah gw nikmatin itu.

"Ngomong elo kok belepetan gitu dan nggak jelas? lo sumatera minded sih " teman gw pernah bilang ke gw dengan entengnya

"Lo terlalu banyak makan pempek, mangkanya lapas bahasa inggris elo ngaco" guru gw pernah bilang hal yang selalu gw ingat sampai sekarang.

"Dandanan elo kok gitu amat, kampungan tau nggak, ayo kita besok ke FO" temen gw pernah bilang gitu.

"Va kasih tau agus, untuk ganti penampilan. Gayanya kok gitu amat sih!" Ibu mantan pacar pernah berseloroh.

Hmmm mungkin ada benarnya satu daerah dengan daerah lainnya memiliki budaya yang berbeda. "Dimana bumi dipijak disitu langit di junjung" mungkin benar adanya. Tapi selama anda nyaman kenapa tidak.

"Ci! ihh kampungan banget sih dengerin lagu SMS gitu, mana pake acara joget-joget nggak jelas lagi" sebuah personal opinion dari gw ke capcaibakar. Dan capcaibakar tetap mendengarkan lagu SMS ditambah jablai tanpa pernah terpengaruh sebuah personal opinion.

Gw ingat obrolan singkat gw
"Tulisan si icanx lucu." gw berkata
"Tulisan gw lucu dan teman-teman gw tertawa kok!" teman gw berujar
Dan beberapa saat kemudian kita bertiga membaca blog tersebut
"Biasa aja kok." Jawab gw
"Hmm, iya biasa aja" Temen gw satunya menjawab

Tiap orang punya taste masing-masing dan punya pendapat masing-masing. Tidak ada yang bilang strata, tidak ada yang bilang tingkatan itu semua cuma taste.

Semua orang punya personal opinion masih-masing, bila gw bilang make lagu buat ngerayu atau bikin puisi buat ngungkapin perasaan jadul, itu my personal opinion tanpa pernah bilang kalo lagu si iwan fals jadul *karena gw suka semua lagu iwan fals* ataupun menyerah pribadi si lagu.

Kalo gw bilang gw nggak suka lagu SMS dan bilang itu kampungan dan lebih suka lagu dangdut yang berkelas emangnya gw salah atau gw nggak suka sinetron emang gw salah lagi. Karena itu personal opinion gw dan kalo nggak suka personal opinion tinggal di bantah atau di skip. Toh gw punya selera juga dan gw yakin tiap orang punya selera beda-beda.

Bila kritik orang di anggap nggak sesuai dan nggak ngebangun tinggal skip dan bilang ke orangnya. Bila kata-kata orang kurang jelas coba di tanyakan lagi jangan ambil sebuah kesimpulan tanpa pernah bertanya.

Ahhh kayaknya sudah saatnya gw berbicara ke orang yang tidak menggunakan emosi tapi melihat dari sisi yang berbeda.

Gw memang programmer yang sudah 9 tahun hidup dan bersosialisasi di bandung dengan perubahan-perubahan yang ada, dan ketika seseorang butuh saran/pendapat gw akan berbicara blak-blakan, tapi bila pendapat dianggap sebuah duri mending tidak bertanya.

Seperti priyadi bilang blog adalah rumah masih-masing mau bilang apa dan menulis apa terserah, mau menyerang sebuah pribadi secara global juga silahkan dan lain kali berpikirlah lebih jauh sebelum menulis apapun.

Tuesday, September 08, 2009

Sebuah Teori Konspirasi


Setelah sekian lama berbuka puasa dan tidak memakan nasi sampai saur menjelang, hari ini gw makan juga. Walaupun dengan perasaan kurang berselera gw samperin juga si tukang ayam penyet dan memesan sebuah ayam penyet lengkap dengan sambel dan tahu *nggak penting yah*

Seperti biasa gw akan memesan sebuah ayam penyet pedas dan si capcaibakar hanya ayam penyet yang nggak pedas. Dan beberapa menit kemudian si makanan tiba dengan indahnya, sebuah ayam goreng di balut sambal dan di temani sebuah tahu bersama beberapa lalapan wijau daun.

Sentuhan pertama... "hmm kok sambelnya nggak pedas yah? dan sedikit asam. tomat nih!" otak gw mulai berkomunikasi dengan hati sanubari terdalam
Sentuhan kedua... "apa lidah gw yang kurang ajar yah...? tapi beneran nggak pedas!" otak dan batin mulai berantem
Sentuhan ketiga... "ok gw kasih aja ini ke capcaibakar!" si logika mulai ambil jalan tengah

Dan gw akhirnya memutuskan meminta kembali sambal yang baru.
"Mas bisa minta sambel lagi nggak ?" dengan sedikit senyum gw menyapa
"Was sambelnya abis nih, sambil menunjukkan tempat sambel yang dah abis." kata masnya
"Kenapa sih nggak bikin samble lagi... hiks." gw lagi males ngotot dan balik kanan ke tempat duduk

Tak berapa lama setelah gw sampai di kursi yang patah mematah dan menjadi kursi customer si mas-nya mulai mengulek si cabai dan teman-temannya menjadi sebuah sambal. Dan membuat si ayam cobek gw berbumbu kebencian.

"Pelanggan adalah raja", sebuah kalimat marketing yang sering terucap, mungkin nggak selalu tepat yang paling tepat pelanggan adalah marketing, bila pelanggan puas maka secara otomatis pelanggan akan me-marketing-kan secara tidak langsung. Bila memang sebuah layanan butuh charge lebih maka pelanggan akan dengan sukarela memberikan charge lebih demi sebuah kepuasan.

capcaibakar bilang ini mungkin hanya sebuah teori konspirasi untuk menjatuhkan selera makan gw.

Sunday, September 06, 2009

Semua Orang Tau Jawabannya


"Kenapa A, kok manyun gitu?" iyra si capcaibakar bertanya di sela acara makan tadi malam
"Setiap orang tau kan jawaban dari pertanyaan mereka?" gw balas bertanya tanpa memberikan jawaban yang pasti ke si capcaibakar
"Maksudnya?" dia kembali bertanya ke gw yang tetap cuek dengan pemikiran-pemikiran jeniusnya :)
"Iya, tentang semua masalah yang mereka hadapi." gw mulai kembali bangun dalam lamunan
"Yups... semua orang tau jawabannya tapi cuma takut keluar dari comfort zonenya" ujar capcai sambil melanjutkan minumnya
"Comfort zone itu berarti zona aman dan nyaman kan?" kembali pertanyaan nggak penting keluar seorang agus yang keren
"yups..." teryata si capcai cuma jawab singkat, sial...!

Tadi itu sebuah cerita obrolan gw dengan seorang capcaibakar, seorang blogger yang berusaha lulus kuliah dengan IPK tinggi tapi tetap nggak lulus-lulus. Sebuah obrolan singkat tentang hal-hal yang kadang dianggap tidak penting tapi cukup penting.

Semua orang pasti tau jawaban untuk semua masalah yang dihadapinnya, tapi terkadang dengan polosnya dan kadang tanpa dosa bertanya dengan orang lain untuk jawaban yang sebenarnya mereka tau. Seperti "gila perut gw buncit amat" atau "gimana sih supaya gw cepat kaya?" atau "gw kok nggak bisa kayak elo yah yang supel ceria dan banyak teman."

Hmmm apakah mereka males berpikir ataukah memang takut untuk keluar dari zona nyaman, aman dan biasa dilakukan. hmmm kayaknya besok gw mulai coba olahraga biar perut ini nggak buncit kayak orang hamil lagi.

Yups semua orang memang sudah tau.

Saturday, September 05, 2009

Foto yang berbicara






Foto-foto di atas adalah foto-foto temen-temen gw ketika masih kecil, lebih tepatnya masa smp, masa dimana semua kesenangan dimulai, masa dimasa semua cerita seperti kenangan indah walaupun ada beberapa yang cukup tidak mengenakkan, tapi yang kita skip aja dan ambil hal yang indah dan mengasyikkannya.

Dulu sewaktu gw kecil gw benci dengan acara difoto, bukan gw takut kekerenan gw luntur ataupun takut camera yang digunakan ikut terbakar mengikutin kulit gw yang menjadi eksotik terbakar sinar matahari (*panjang penjelasannya*), tapi lebih kearah gw nggak pede dengan tampang yang gw punya saat itu... hmmm "walaupun sebenarnya gw fotogenik kalo gw punya niatan tulus ikhlas" *protes traktir gw makan*

Foto di atas banyak becerita betapa bahagianya temen-temen gw, dan mungkin bila foto tersebut di taruh di antara mereka semua, banyak hal yang akan bercerita. Mulai basket, puasa, sholat rame-rame jalan bareng, mancing dan semua kesenangan lainnya. Tapi bila mengigat foto tersebut ada sesal yang hinggap kenapa gw begitu takut untuk di-abadikan dalam sebuah foto. Dan bila gw punya mesin waktu gw akan berusaha hinggap di foto itu buat di abadikan.

Hmmm masa yang indah tapi yah sudahlah gw akan coding lagi.

Wednesday, September 02, 2009

Antara tertawa dan sedih


Yups Indonesia mengalami gempa lagi, mungkin ini gempa gw pertama kali yang terasa okeh gw. Karena selama ini gw selalu tertidur ketika gempa sedang berlangsung. Tapi gw bukan membicarakan tentang si gempa itu yah :)

Setelah peristiwa gempa berlangsung semua aplikasi sosial networking mulai membicarakan tentang gempa ini, dari mulai twitter sampai ke facebook semua membicarakan dan meributkan gempa ini. Banyak kekonyolan yang terjadi dari tulisan-tulisan yang muncul dari gempat tersebut.

Jangan sampai Malaysia meng-klaim gempa barusan! itu milik Indonesia!! (via @renggototwitt @sheque) LOL!


[15:31:08] anggi krisna: RT @chandramarsono: Monster laut setinggi 200m keluar dari pantai Tasikmalaya #ngarang #gossip #mencengangkan #mengagetkan #wagu


Dan beberapa hal lain yang nggak bisa ditulis dan mungkin lebih baik di cari lewat twitter dengan keyword #gempa.

Tapi ada beberapa orang yang pernah mengalamin gempa yang benar-benar memporak porandakan tempatnya dulu terdiam dan hanya terbengong-bengong karena mereka masih shock dan teringat jaman dulu. Mereka masih trauma akan gempa dan mungkin sampai ada yang terdiam dan menanggis di pojok ruangan.

Hmmm jujur gw sebenarnya kadang ikut tertawa juga dengan jokes-jokes yang muncul tapi ketika teringat dengan itu semua gw kembali merenung apakah pantas hal ini dijadikan bahan tertawaan dan hiburan. Hmmm mungkin tiap orang memiliki caranya masing-masing untuk bersikap.

Sunday, August 23, 2009

Curhatan di malam hari

*kali ini postingan nggak akan di edit dan gw biarkan apa adanya*

Hmmm kerjaan kali ini semakin menumpuk, dan parahnya kerjaan social networking satu ini membuat gw benar2 suntuk, harusnya kerjaan sudah selesai untuk 90% dan tinggal debug, teryata ketika di tracking semuanya banyak yang miss. Dari mulai data yang hanya sebuah statik html sampai code yang benar-benar masih failed :(

Yups mungkin kali ini gw yang salah dan benar-benar salah, mempercayain orang dan tanpa melakukan pengetestan system atau code secara langsung. Sebenarnya gw bisa aja tiap hari meluangkan waktu 1-2 jam hanya untuk test apa aja yang sudah selesai dari report yang dilakukan. Tapi benar-benar gw miss dengan semua itu.

Beberapa hal sudah gw lakukan seperti test bugs oleh rekan, tapi kali ini gw mesti ketat, gw nggak mau kecolongan lagi. Cukup kecolongan untuk kerjaan satu ini. Gw akan berusaha meluangkan 1-2 jam waktu gw untuk meriksa semua kerjaan yang ada, jadi gw bener-bener tau quality controlnya. Mungkin akan waste my time tapi jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi.

Jujur gw nggak pengen menyalakan sapa-sapa, mungkin management gw yang masih kurang dan terlalu percaya akan report. Tapi gw memiliki harapan memiliki team yang benar-benar tau dan bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya. Kesalahan ini gw akan coba selesaikan sendiri dan berharap bisa tuntas dalam 2 minggu ini. Yups rencana 1 miggu gw batalkan dengan banyaknya bugs yang muncul.

hmmm semoga semuanya baik-baik aja dan lega rasanya menulis di tempat ini.

Tuesday, August 11, 2009

Ikutin gw dan mari bermimpi


"Uda berfikir positif aja dan mimpiin apa yang lo inginin" ujar gw dengan cuekknya
"Ngapain mimpi-mimpi yang gede, ntar kalo jatuh sakit dan bisa gila" temen gw mulai menimpalin
"Jadi mending realistis aja, yang mungkin-mungkin aja" temen gw kembali menimpali
"Emang salah yang kalo kita bermimpi yang tinggi?" gw mulai nggak setuju

Obrolan itu mulai panjang dan mulai bercerita tentang gimana kita-kita akan menyambut dunia, dan pastinya dalam percakapan itu gw mulai bercerita bagaimana gw bermimpi dan bagaimana impian itu telah tercipta dan pastinya tetap tidak berhasil membuat mereka mengakui, tapi setidaknya mereka pernah mendengarkan dan mengetahui bahwa mimpi itu tidak salah.

Impian kadang menjadi hal yang sangat menakutkan bagi sebagian orang, takut karena tidak bisa mencapainya atau takut bila jatuh dan terjun bebas dan kandas, yang pastinya impian mengalami sebuah proses seperti roller coster yang terbang dari ujung ke ujung dengan kejutan-kejutan yang tidak kita duga. Dan selama kita masih hidup berarti kita masih bisa mecapai mimpi itu.

Buku travellous karangan Andrei Budiman membuat saya kembali ke masa gw memimpikan sesuatu, impian gw tentang masa kecil dan dewasa, impian untuk tinggal di negara eropa yang terkenal dengan cerita Hitler dan nazinya. Yup Jerman sebuah kota yang sama sekali belum pernah gw googling, nggak pernah gw tau bentuk dan lokasinya di peta.

Kenapa Jerman? hmmm pertanyaan yang bagus dan gw sama sekali belum bisa menjawab kenapa gw ingin ke Jerman. Karena secara insting gw ingin sekali pergi ke eropa dan merasakan kota Jerman (semua orang pasti ingin juga yah :p), mungkin ada saatnya gw harus memulai ber-googling tentang Jerman, bila ada teman-teman yang punya alasan, akses ataupun duit lebih untuk kasih ke gw please share yah.
"gus bandung kota dingin loh, ntar kalo kesana bakalan putih tuh kulit" andi sahabat dekatku dan teman sepermaninan memulai obrolan ketika gw masih sd
"yang bener...?" dengan tidak percaya gw bertanya tentang hal itu
"iya mbak susi di bandung dan bilang dingin, terus balik ke palembang putih" andi kembali menimpali

Yak itu pembicaraan gw sewaktu kecil bersama sahabat gw andi, tentang bandung yang dingin dan akan memutihkan kulit. Mungkin alasan bodo yang gw gunakan untuk ke bandung adalah memutihkan kulit gw yang coklat ini. Alasan bodo bisa jadi alasan bagus untuk kemudian hari, walaupun kulit gw tetap gelap dan bandung tidak dingin seperti dulu.

Impian perjalanan itu gw simpan dan gw pikirkan, dan selalu gw bilang ke bokap dan nyokap gw, walaupun gw nggak terlalu yakin gw bakal pergi ke bandung dan meninggalkan kota gw itu, tapi gw tetap yakin. Sampai akhirnya gw sekarang tinggal di bandung.

Untuk post kali gw akan skip cerita tentang gw dan bagaimana gw sampai terdampat bandung, tapi gw cuma mau memberitahu apa yang telah gw lakuin buat bisa ke Jerman, kota yang akan gw kunjungin suatu hari dan pastinya tetap bersama mimpi-mimpi gw.

Gw mulai belajar bahasa german baik dari CD ataupun dari buku-buku yang gw beli, walaupun jujur itu belum sepenuhnya sukses :D dengan alasan gw sibuk dan etc :p yang akhirnya membuat gw melupakan buku-buku dan cd itu. Tapi yakin gw akan tetap mengetahui hal-hal tersebut melalui media lain baik itu langsung maupun tidak langsung.

Ada sedikit pembenaran tentang salah satu impian gw ini, dan gw anggap itu sedikit sinyal dan tanda-tanda kalo suatu hari gw akan ke jerman dalam... wakakkakaakakaka. Yak ini sedikit sinyal itu:

Tetangga gw pernah meminjamkan buku tentang jerman dari hidup sampai ke objek wisata, kembali lagi buku itu ntah hilang kemana dan kayaknya saatnya gw kembali mencari buku tersebut dan membaca. Dan mulai berhayal lagi....

Nah untuk sinyal satunya gw akan mengambil teman sekostan gw dan sahabat gw, andi dia kuliah di sastra jerman dan gw anggap itu juga sebagai salah satu koneksi tentang impian gw ke jerman ini, walaupun ini juga termasuk pembenar-pembenaran sekali lagi. Tapi nikmatin aja.

Intinya dari ini semua gw nggak akan takut buat bermimpi, dan akan berusaha buat mencapainnya dan yakin impian itu suatu hari akan terwujud. Berfikit positif dan bermimpi yang indah dan lakukan yang terbaik, hal-hal tesebut yang saat ini bisa dilakukan.

Jadi siapa yang ingin ikut bermimpi dan bermain di roller coster impian ini :D

Sunday, July 26, 2009

Kita butuh bahasa inggris buat bersatu

Seperti biasa hari minggu ini gw di kantor untuk mengutak atik komputer, bukan karena gw teknisi komputer yah, tapi memang banyak hal yang mesti di selesain. Yang pasti pembahasan gw kali ini bukan mengenai kegiatan gw di kantor, tapi lebih ke sebuah status ym teman saya.

Bukan iseng ataupun cuma mau ngisi blog, tapi statusnya kali ini lumayan mengelitik, walaupun memang dia jago mengkritik. Status YM tersebut Indoensiaunite! Kami butuh bahasa inggris untuk bersatu! hmmm bukan hal yang aneh mungkin kalo hal ini dibaca setelah kalian menemukan blog ini beberapa tahun ke depan. Tapi status itu mungkin benar adanya.

Gw yakin banyak orang akan bilang ahhh itukan untuk mempermudah pengucapan dan enak di telinga, atau karena itu bertepatan dengan MU yang akan datang ke Indonesia dan batal. Yah atau berbagai macam alasan lain.

Mungkin gw nggak perlu mengambil contoh berapa banyak bangsa yang bangga dengan bahasanya sendiri, ataupun malahan orang asing yang cinta dengan bahasa Indonesia. Mungkin cukup dengan googling ataupun gunain search engine yang mirip.

Tapi jujur kadang kita ngerasa bahasa kita di anak tirikan di negeri sendiri. Mungkin cerita disini juga http://prapanca.net/2009/05/29/id-mac-dan-sebuah-kesombongan/ bisa jadi sebuah gambaran singkat.

Hmmmm apa kabar bangsa yang katanya besar ini, semoga kau tetap ada sampai akhir masa.

Tuesday, July 21, 2009

Gantibaju Indonesia Unite


Untuk mendukung gerakan Indonesia Unite dan menjaga terus semangat kesatuan indonesia baik secara online maupun offline, gantibaju membuatkan kaos yang bisa dipakai untuk menunjukkan bahwa kalian peduli dan juga mendukung gerakan ini! Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung mengunjungin halaman websitenya di sini

Cerita tentang bom itu

Jam 11 malam ke atas biasanya gw rajin banget membuka TV nasional, dan mulai merilik-lirik berita, yah buat gw nyadar aja teryata di bumi Indonesia tercinta ini masih banyak hal yang bisa gw dengar selain acara sinetron atau jokes yang dipaksakan.

Tapi setelah kejadian bom di JW Marriot dan Ritz Carlton semua statiun berita hanya menanyangkan tentang kejadian tersebut. Jujur gw sudah sangat bosan dengan berita yang ada. Mungkin ada baiknya jangan terlalu di ekspos berita tentang kejadian itu. Alasannya simple masih banyak berita lain yang juga menarik dan layak di dengarkan baik itu dari Indonesia sendiri maupun dunia.

Monday, July 20, 2009

Nggak Gaul

Kenal dengan ini nggak "blahblah" sebuah nama melayang dari ollie si bosnya kutukutubuku.com sewaktu meeting gantibaju.com, dan kembali ollie menyebutkan beberapa nama dari blog terkenal lainnya.

dan dengan santai gw bilang "nggak...."

"hmmm kalo si ini yang dari blog ini kenal nggak"
"hmmm... nggak juga" kembali dengan muka gw yang super dongok sambil tetap minum
softdrink dari isi kulkas kamar hotel ollie dan anang yang harganya bikin kantong kecekik.

Terus anggi krisna si dedengkot freelance dan juga temen seperjuangan gw juga mulai nimpalin...
"agus kalo si itu yang anak twitter lo inget nggak...?"
"waks... sapa lagi itu..." dalam otak gw

berusaha buat mengigat :p waduh lupa gi atau gw nggak tau yah... pokoknya makin nggak jelas apa yang ditanyain oleh mereka.

"Ohh si itu aja" sebuah nama kembali meluncur dari anggi
"Si a yang masih ada hubungan dengan pak nukman yang bikin lagu ini" terdengar lagu dari si macbook.

dan dengan entengnya gw bertanya "lagu yang mana dan lagu apa lagi"

Tiba-tiba ollie kembali mengekor "lo nggak tau lagu ini gus?"
"waks... gw dah lama nggak denger lagu dan nggak mendengarkan winamp gw ataupun sejenisnya!!!" panik mulai sedikit melanda

Teryata gw memang nggak gaul yah... mungkin itu yang ollie, anang, anggi dan yang lainnya pikirkan. Yah memang bener sih gw nggak gaul, dari mulai masalah musik, blog ataupun masalah lainnya. Mungkin ini faktor malas atau gw lebih suka untuk invis dan keep silent.

Hmmm ayo kita coba cari penyelesaian untuk masalah ini :D