Sudah lama sebenernya pengen update blog, dan sudah banyak hal yang gw tulis dah berakhir menjadi draft. Tapi kayaknya malem ini gw mau nulis hal yang pende aja biar nggak masuk ke dalam draft lagi.
Kali ini gw coba nulis tentang kenaikan BBM. Gw nulis ini bukan berarti gw latah atau semacamnya. gw baca dari mas priyadi tentang mengapa BBM harus naik, dan gw salut dengan ulasan yang di utarakan oleh mas priyadi.
Selain yang diungkapkan oleh mas priyadi, mungkin ada unsur lain kenapa sang RI-1 mengambil tindakan itu. Ini cuma sebuah analisa dari orang yang awam dan cuma dari kesimpulan cerita2 dari orang-orang awam lainnya.
Kenaikan BBM selalu dijadikan sebuah isu politik yang nggak akan pernah mati, semuanya hanya dilihat keadaan present tanpa melihat ke arah future. Hal ini mirip dengan kenaikan nilai UAN yang sebenernya demi kebaikan bangsa.
Gw yakin RI-1 melakukan ini ada alasan yang pasti, gw melihat RI-1 siap menjadi tumbal bagi calon presiden yang akan datang.
Mengapa gw bilang menjadi tumbal?
Kalo kita pikir dengan sedikit logika kita, pemilu sebentar lagi akan dilaksanakan, mestinya sang presiden memilih sebuah keputusan2 yang mengutungkan diri sendiri maupun kelompoknya, bukan malahan sebuah isu yang bakalan menjadi bumerang buat dirinya sendiri.
Isu BBM adalah hal yang sangat di takutkan oleh para presiden, karena isu ini bakalan merubah harga berbagai macam barang dan katanya dapat meningkatkan jumlah kemiskinan (gw nggak akan bahas tentang kemiskinan ini) kalo menurut hitungan2nya mungkin itu benar.
Mungkin RI-1 telah memikirkan hal tersebut, tapi disisi lain mungkin dia berfikir dengan sisa kepemimpinan yang tinggal 1 tahun dia mesti bisa bikin jalan buat presiden di masa 5 tahun ke depan untuk tidak memikirkan masalah BBM lagi, terlalu banyak masalah lain yang perlu di pikirkan. Berdasarkan hal tersebut dia mungkin rela dicaci maki dan dihujat demi Indonesia yang lebih baik.
Mungkin ini berbeda dengan presiden sebelumnya yang memikirkan akan membawa apa setelah dia lengser dari jabatannya, sehingga membuat undang-undang demi keuntungan pribadi.
Yah inilah buah pikiran gw di malam ini...
Tuesday, May 27, 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)