Bukan iseng ataupun cuma mau ngisi blog, tapi statusnya kali ini lumayan mengelitik, walaupun memang dia jago mengkritik. Status YM tersebut Indoensiaunite! Kami butuh bahasa inggris untuk bersatu! hmmm bukan hal yang aneh mungkin kalo hal ini dibaca setelah kalian menemukan blog ini beberapa tahun ke depan. Tapi status itu mungkin benar adanya.
Gw yakin banyak orang akan bilang ahhh itukan untuk mempermudah pengucapan dan enak di telinga, atau karena itu bertepatan dengan MU yang akan datang ke Indonesia dan batal. Yah atau berbagai macam alasan lain.
Mungkin gw nggak perlu mengambil contoh berapa banyak bangsa yang bangga dengan bahasanya sendiri, ataupun malahan orang asing yang cinta dengan bahasa Indonesia. Mungkin cukup dengan googling ataupun gunain search engine yang mirip.
Tapi jujur kadang kita ngerasa bahasa kita di anak tirikan di negeri sendiri. Mungkin cerita disini juga http://prapanca.net/2009/05/29/id-mac-dan-sebuah-kesombongan/ bisa jadi sebuah gambaran singkat.
Hmmmm apa kabar bangsa yang katanya besar ini, semoga kau tetap ada sampai akhir masa.
5 comments:
http://www.ebooknetworking.com/books/094/597/big0945971567.jpg
tapi menguasai dua bahasa ga ada salahnya kan? tetap belajar bahasa inggris sampai fluent tapi tetap pakai bahasa indonesia juga
pake bahasa inggrisnya kalau perlu saja
@suci : yups bener banget, tapi kenapa bahasa yang digunakan buat nyatuin kita bahasa inggris yah?
Jerman mengharuskan orang-orang yang mau kuliah disana, untuk menguasai bahasa jerman hingga level tertentu.
Sementara kita disini menganggap kuliah berbahasa inggris dalam kelas internasional. Apakah mereka juga di'haruskan' menguasai bahasa Indonesia? Ah.. saya gak yakin.
Kalo saya pribadi, suka agak terganggu dengan orang-orang yang mengindonesiakan bahasa inggris jadi indonesia hanya dengan membuatnya berbunyi kayak bahasa indonesia
*ihkokjadipanjangkomentarnya*
bahasa = alat komunikasi. titik. asal pesan tersampaikan, apa pun bahasanya, beres.
dan nggak usah sok-sokan bilang bahasa indo didapat dari perjuangan berdarah-darah, karenanya harus dibela mati-matian demi persatuan bangsa. halah, gombal! hampir semua kata di bahasa indo adalah serapan dari bahasa asing. tapi bahasa asing yang diserap pun, aslinya menyerap bahasa yang lebih kuno. sami mawon akarnya. sudah nggak ada yang bener-bener orisinal. comot sana comot sini, disumpahi tanggal 28 oktober 1928, trus dilabeli bahasa indonesia. gitu doang.
tapi emang orang indo gampang dibakar dan disulut seh, wakakaka...
persatuan bangsa, btw? ya bersatu aja. apa pun bahasanya.
Post a Comment