Gw dulu rada anti dengan namanya social networking, pertama kali gw kenal social networking itu dari situs-situng dating online terus akhirnya dikenalkan oleh teman edo ke sebuah situs pertemanan yang bernama friendster (sewaktu masih beta dan nggak pernah di urus oleh pemiliknya)
Pertama kali kenal dengan friendster gw bener-bener nggak suka dengan web aplikasi tersebut, alasannya mungkin sangat sepele karena gw nggak suka dengan hal yang berbau social networking dan gw lebih suka invisible. Akhirnya gw menyatakan diri dengan ke-antisocialan gw.
Setelah beberapa tahun friendster semakin berkembang dan mulai muncul berbagai macam situs jejaring social seperti facebook, twitter ataupun plurk. Kembali rasa antisocial memenuhi ego di otak gw.
Setelah sekian lama gw bermain dengan ego yang menyatakan bahwa social networking itu buang-buang waktu, gw mulai berpikir bahwa sebuah social networking bakalan berperan penting dalam menjual diri baik itu dikalangan para pebisnis ataupun para wanita :D. Dan sekarang saatnya gw merubah persepsi gw dan mencoba eksis di semua dunia.
---- lagi males bikin link ----
Tuesday, October 21, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment